Selasa, 23 September 2014

Paradigma Ontologi Administrasi

PARADIGMA ONTOLOGI ADMINISTRASI

Kalau perkembangan administrasi diamati dari waktu ke waktu melalui metodologi ilmu, objek material filsafat administrasi dalam objek formanya akan terlihat berlainan.

Pengamatan demikian akan melahirkan pendekatan paradigmatic, yaitu pendekatan yang melihat dan mengkaji fokus dan lokus dari hal yang akan dikaji.

Fokus bisa saja sama, tetapi lokuslah yang membedakan satu disiplin dengan disiplin lainnya.

Sumber:
Faried Ali, 2004, Filsafat Administrasi, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.


Masyarakat Modern

MASYARAKAT MODERN

Dapat diartikan sebagai masyarakat di mana pola-2 dan tata cara kehidupannya ditentukan oleh sekelompok warganya yang berfikir dan hidup secara rasional, artinya memakai perhitungan matematik dan kalkulasi, melakukan planning, budgeting, dan programming, mempergunakan sistem, logika, dan pola-2 tata tertib, mempergunakan mesin-2, instalasi-2, dan pesawat-2 dsb, pokoknya bernggaran Dasar, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, atau Profesi.

Sumber: Prajudi Atmosudirdjo, 1985, Dasar-2 Ilmu Administrasi, Penerbit Ghalia Indonesia,  Jakarta


Hakekat Administrasi

HAKEKAT ADMINISTRASI

Mengarahkan kegiatan-2 kita secara terus menerus menuju ke tercapainya  tujuan, dan mengendalikan sumber-2 daya beserta gerak-gerik pemanfaatannya sesuai dg peraturan-2 dan rencana-2 kita.

Sumber: Prajudi Atmosudirdjo, 1985, Dasar-2 Ilmu Administrasi, Penerbit Ghalia Indonesia,  Jakarta