Madinah

.......................

Mekah

.....................

Bertaubatlah

Ajal tidaklah menunggu kita untuk bertaubat, tetapi kitalah yang menunggu ajal dengan bertaubat.

ADAB MENUNTUT ILMU

Akan aku jelajahi semua negeri untuk mencari ilmu, atau aku akan mati sebagai orang asing, jika diriku harus mati. Aku tidak menyesal karena ALLAH pasti merahmati aku, Tetapi jika selamat, Aku akan segera kembali.

Minggu, 18 Desember 2011

Macam Pertanyaan Dalam Rapat


MACAM PERTANYAAN- PERNYATAAN DALAM RAPAT

Bahan kuliah Administrasi Perkantoran

Sugeng rusmiwari
081 334 995 112

Renungan:
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumiu, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan a apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)- nya dan dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, sesungguhnya (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.   (QS. Baqarah, 164)

A. Umum
Pertanyaan ini dimaksudkan oleh pemimpin rapat untuk mengaktifkan seluruh peserta rapat agar suasana rapat dapat hidup, atau peserta rapat merasa diorangkan/dimanusiakan
Contoh: Pernyataan atau pertanyaannya: Menurut pendapat Saudara-saudara, bagaimana pemimpin yang ideal atau  efektif itu ?

B. Langsung
Prinsip yang pertama atas pertanyaan-pernyataan langsung ini dilakukan oleh pemimpin rapat dengan tujuan sama dengan diumum, namun pertanyaan atau pernyataan ini dapat digunakan untuk menghentikan percakapan pribadi antar peserta rapat. Selain itu juga berguna untuk meningkatkan rasa percaya diri peserta rapat dalam mengikuti rapat atau menjalankan tugas-tugasnya.
Contohnya: Saudara Ketua Kelas, menurut pendapat anda bagaimana kompetensi yang kita bangun di Fisip ini ?

C. Langsung atau tidak langsung/dioperkan
Kondisi riilnya, suatu misal pada saat ada yang bertanya dalam rapat, pertanyaannya itu dikiaskan atau dialihkan / dipindahkan kepada peserta lainnya, dengan harapan agar jawabannya nanti dapat dipikirkan bersama oleh forum rapat.
Contohnya: Saudari Ketua Himpunan Mahasiswa, bebarapa waktu yang lalu teman saudara menanyakan tentang profesianalisme dan proporsionalitas seorang pemimpin, apakah Saudara dapat mengkritisi pertanyaan tersebut ?

D. Terbuka
Sifat pertanyaan ini diajukan secara terbuka, yang dapat diungkapkan dalam kata-kata dan gerakan tubuh dengan inti materi pertanyaan bersifat umum. Jawaban dari pertanyaan yang terbuka ini akan sangat variatif atau bermacam-macam. Biasanya pertanyaan ini diawali dengan kata tanya: apa, bagaimana, mengapa, bilamana, siapa, kapan, dimana.
Contoh: Siapakah yang akan menjadi ketua atau coordinator kompetensi di fakultas ini ?

E. Pertanyaan mengembalikan
Pertanyaan dari peserta rapat dibalikkan dengan santun dan halus pada yang bertanya dengan cara pertanyaan itu dijawab dengan pertanyaan lain lagi tetapi dalam konteks yang sama, harapannya peserta rapat yang lain ikut aktif memikirkan jawabannya.
Sisi lain hal tersebut dilakukan dengan harapan peserta rapat selain aktif, kreatif, dan mengembangkan pola berpikir yang rasional, hali ini juga dimaksudkan untuk menghindari dialog langsung antara pemimpin rapat dengan seorang peserta rapat.
Contohnya: Saudara Herra bertanya kepada pemimpin rapat, saudara ketua mengapa pemilihan ketua kompetensi tidak dilakukan secepatnya saja dalam kurun waktu 1 bulan ini? Dijawab oleh pemimpin rapat, menurut saudara Herra sendiri mengapa pemilihan kompetensi tidak kita lakukan pada bulan ini?

F. Pertanyaan faktual
Pertanyaan yang disampaikan dengan harapan tujuan untuk memperoleh fakta atau keterangan lain yang sesuai dengan kenyataan.
Contohnya: Berapa mahasiswa yang mengikuti dikalt saat ini?

G. Pertanyaan retoris
Pertanyaan jenis ini tidak memerlukan suatu jawaban khusus, karena umumnya orang-orang sudah mengetahui jawabannya.
Contohnya: Bukankah dengan kompetensi yang baik kita akan menadi sarjana yang siap pakai atau paling tidak, tidak menambah pengangguran ?

H. Pertanyaan penghargaan
Pertanyaan ini diajukan derngan harapan ingin memberikan penghargaan kepada orang yang telah menyatakan pendapat yang baik, sehingga akan memberikan semangat atau dorongan kepada peserta lain untuk lebih berani mengemukakan pendapat.
Contohnya: Saudari Etik, Saudara tadi telah mengemukakan pentingnya kompetensi, dan itu kita butuhkan bersama ?. Dapatkah anda menjelaskan sedikit hal itu lebih lanjut agar teman yang lain ikut memberikan analisis kritisnya ?

I. Leading question
Dalam Leading question secara implisit dan eksplisit pertanyaan yang sampaikan atau diungkapkan, jawabannya telah ada dalam pertanyaan itu sendiri.
Contohnya: Jujur komptensi yang kita miliki masih sangat kurang, bukan?

Minggu, 11 Desember 2011

Fungsi Rapat Bagi Bawahan / Follower


Fungsi Rapat Bagi Bawahan / Follower

Bahan kuliah Administrasi Perkantoran
Sugeng Rusmiuwari
081 334 995 112

Renungan:
Ilmu Agama merupakan kebutuhan paling asasi, melebihi kebutuhan makan dan minum.
Makan dan minum dibutuhkan tubuh sekali atau dua kali dalam sehari.
Sedangkan Ilmu agama dibutuhkan  oleh jiwa dan raga sepanjang tarikan nafasnya, seiring nadi dan detak jantungnya.
 Seseorang  yang kekurangan makan dan minum hanya bermudharat terhadap raga dan dunia.
Sedangkan kekosongan manusia dari Ilmu Agama akan mengahncurkan jiwa dan raganya, dunianya sekaligus akhiratnya (Kitab Miftah Daris Sa’adah) Ibnu Qayyim.   


Peserta rapat seyogyanya memahami fungsi rapat itu dilaksanakan, diantaranya adalah :

1.    Rapat dilaksanakan untuk meminta pendapat
Berarti, pimpinan perlu menjelaskan mengapa rapat ini dilaksanakan, yaitu untuk dimintai pendapat dalam rangka menyelesaikan masalah yang dihadapi, dengan asumsi. Semakin peserta rapat yang menyumbangkan pendapatnya, maka semakin banyak masukan yang didapat untuk menyelesaikan masalah.
2.    Sebagai penyumbang data pengambilan keputusan
Pendapat yang diharapkan dari peserta rapat adalah data-data yang terkait dengan membantu pimpinan dalam pengambilan keputusan.
          3.    Sebagai analisis dan intepretasi dengan muara pada kesimpulan
Saran, pendapat, ide dan gagasan dipertimbangkan sebagai analisis dan di intepretasikan bersama, agar menghasilkan kesimpulan yang diharapkan oleh semua pihak.
4.    Sebagai penerima hasil keputusan
Hasil rapat adalah kesimpulan/keputusan bersama, terhadap suatu permasalahan yang dihadapi. Oleh karena itu, keputusan ini mengikat seluruh seluruh anggota organisasi.


Bahan kuliah Administrasi Perkantoran Fenomena Rapat


Fenomena Rapat

Bahan kuliah Administrasi Perkantoran:

Sugeng Rusmiwari
081 334 995 112

Renungan:
Mengapa Rasulullah Saw melarang kita minum sambil berdiri ?
Ternyata secara medis dalam tubuh manusia terdapat penyaringan Sfringer.
Saringan tersebut dapat terbuka ketika kita duduk, dan tertutup ketika kita berdiri.
Air yang kita minum belum 10% steril untuk diolah oleh tubuh.
Bila kita minum sambil berdiri, maka air tidak tersaring oleh sfringer karena tertutup.
Air yang tidak tersaring oleh sfringer langsung masuk ke kantung kemih, dapat menyebabkan penyakit krinstal ginjal.
Subhanalloh, tiap perintah dan larangan Rasululloh pasti bermanfaat bagi umatnya.
Terapi air putih:
a.       Minum 2 gelas setelah bangun tidur dapat membersihkan organ 2 internal.
b.      Minum 1 gelas air, 30 menit sebelum makan dapat membantu fungsi seluruh pencernaan + ginjla.
c.       Minum 1 gelas air sebelum mandi dapat menurunkan tekanan darah.
d.      Minum 1 gelas air sebelum tidur dapat mencegah stroke + serangan jantung.
Tips sehat.



Prinsip dasar bilamana akan menyelanggarakan rapat berpedoman pada pertanyaan :

1.          What?
Apa masalah yang penting akan dibicarakan dalam rapat?
Berarti perlu mempersiapkan agenda rapat.

2.         Why?
Mengapa rapat perlu dilaksanakan?
Berarti butuh penentuan urgensi dari rapat tersebut.

3.         Who?
Siapa saja yang akan dihadirkan dalam rapat tersebut?
Berarti butuh informasi tenatng peserta rapat yang akan / diundang.

4.         Where?
Di mana tempat rapat akan dilaksanakan?
Berarti butuh penentuan tempat penyelenggaraan rapat.

5.         When?
Kapan rapat akan dislaksanakan?
Berarti perlu menentukan hari, tanggal dan waktu rapat akan diselenggarakan.

6.         How?
Bagaimana rapat akan dilaksanakan ?
Berarti ini perlu penetapan apakah rapat akan diselenggarakan secara berkala atau hanya satu kali, tertutup atau terbuka, bahan rapat dibagikan terlebih dahulu atau tidak, menggunakan LCD projector, tape, video dan alat lainnya.

Kamis, 08 Desember 2011

PRINSIP UMUM MANAJEMEN PEMERINTAHAN


PRINSIP UMUM MANAJEMEN PEMERINTAHAN

Adanya pembagian kerja
Kewenangan dan tanggung jawab yg jelas;
Mekanisme kerja yg jelas;
Penghargaan thd setiap anggota;
Etos kerja yg tinggi;
Penyesuaian thd lingfkungan sosial dan lingkungan fisik;
Budaya kerja yg dilandasi nilai kejuangan yg tinggi;
antisipatif;

Suradinata, 1997, 8, dalam Waluyo, Manajemen Publik, Konsep, Aplikasi dan Implementasinya Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah, 2007, 125).

PERHATIAN PEMERINTAH DLM ERA GLOBALISASI

PERHATIAN PEMERINTAH DLM ERA GLOBALISASI

Perubahan yg perlu trs diantisipasi;
Memperkuat modal dan etika kerja;
Tujuan tlh ditetapkan konsisten untuk dilakukan sbg kewajiban dan bukan krn terpaksa, melainkan karena didorong oleh nilai keuntungan;
Penyesuaian thd teknologi, keadaan lingkungan dan kebijaksanaan;
Dlm menggunakan fasilitas, sarana dan prsarana waktu dan norma merupakan dsr sbg suatu proses manajemen. 

Suradinata, 1996, 9, dalam Waluyo, Manajemen Publik, Konsep, Aplikasi dan Implementasinya Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah, 2007, 124).

MANAJEMEN PEMERINTAHAN PD ERA GLOBALISASI


MANAJEMEN PEMERINTAHAN PD ERA GLOBALISASI

RASIONAL;
EFEKTIF;
 EFISIEN;

Suradinata, 1996, 9 dalam Waluyo, Manajemen Publik, Konsep, Aplikasi dan Implementasinya Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah, 2007, 124).