Senin, 12 Mei 2014

DISIPLIN


DISIPLIN 

Manusia sukses adalah manusia yang mampu mengatur, mengendalikan diri yang menyangkut pengaturan cara hidup dan mengatur cara kerja.

Hal  ini erat hubungannya antara manusia sukses dengan pribadi disiplin.

Mengingat erat hubungannya disiplin dengan produktifitas kerja, maka disiplin mempunyai peran sentral dalam membentuk pola kerja dan etos kerja yang produktif.

Menurut Sinungan Muchdarsyah (2000:146) disiplin didefinisikan secara berbeda-beda.

Dari sejumlah pendapat disiplin dapat disarikan ke dalam beberapa pengertian sebagai berikut:
1.       Kata disiplin dilihat dari segi (terminology) berasal dari kata latin “discipline” yang berarti pengajaran, latihan dan sebagainya (berawal dari kata disciples yaitu seorang yang belajar.
Jadi secara etimologis terdapat hubungan pengertian antara discipline dengan disciple (Inggris yang berarti murid, pengikut yang setia, ajaran atau aliran).
2.       Latihan yang mengembangkan pengendalian diri, watak atau ketertiban dan efesiensi;
3.       Penghukuman (punishment) yang dilakukan melalui koreksi dan latihan untuk mencapai perilaku yang dikendalikan (control behavior).

Dalam rumusan-2 tersebut dapat dirumuskan disiplin adalah sikap mental yang tercermin dalam perbuatan atau tingkah laku perorangan, kelompok, atau masyarakat yang berupa ketaatan (obedience) terhadap peraturan yang ditetapkan pemerintah atau etik, norma, dan kaidah yang berlaku dalam masyarakat untuk tujuan tertentu.

Disipin dapat pula diartikan sebagai pengendalian diri agar tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan falsafat suatu bangsa / Negara.

Sumber:
Ambar Teguh Sulistyani, Memahami Good Governance, Dalam Perspektif Sumber Daya Manusia, Penerbit Gava Media, 2004, hlm. 323-324.

0 komentar:

Posting Komentar