Jumat, 24 Juni 2011

Pelayanan Publik

KEPEMIMPINAN PELAYANAN PUBLIK
Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang 2009


REFORMASI  MAHASISWA
Reformasi, 1997;
perubahan  signifikan ;
segala riak-riaknya 
Perubahan
Sentralistis ;
Berotonomi
Semangat - Euforia:
 demokratisasi, partisipasi, inovasi, public service, kapabilitas, akuntabilitas, Visi, Misi, dst, yang sudah diujicobakan dan hasilnya  “stumble and fall / tersandung dan jatuh” “trial and error”

OTODA- PUBLIC REFORM
Tujuannya , mendekatkan Pemt dan Hasil Pemb. pd masy. Yang dilayaninya. 
Sentralisasi , 10% kue pembangunan , orang-orang dan wilayah-wilayah yang dekat dengan pusat kekuasaan (Rochyati, Unair);
Si kaya dan si miskin, pusat dengan daerah, jawa deng luar jawa, kota dengan desa, dst;
REFORMASI  PUBLIK
    ARTI PUBLIK - PUBLIC
Dari bahasa Inggris – Publik, berarti:
Umum;
Masyarakat;
Negara;
Bhs. Indonesia, PRAJA/PAMONG PRAJA
    (Pelayan -Melayani Rakyat) dengan
kekuasaannya berujah menjadi RAJA;



  PUBLIC SER V  ICE ISSUE
Kecenderungan   birokratisasi …. pertanda  malapetaka dan bencana baru yang menakutkan (Blau & Mayer, 2000:3)
Ketidak berdayaan adm. negara melalui birokrasinya dalam menghadapai masalah sos, ek, pol, dst… yang disebut dengan “krisis identitas, dll / syndrome”
 ISSUE P. N. S
P.N.S. : “brengsek, tidak becus, profesionalisme rendah, tidak bermotivasi, hobi KKN dsb” korbannya Pelayanan Publik (Suara Pembaharuan, 2005)
KEP. MENPAN, no 81/1993: Pedoman Tatalaksana Pelayanan Umum;
INPRES, no 1/1995: Perbaikan dan Peningkatan Mutu Pelayanan Aparatur Pemerintah;
KEP. MENPAN, no 63/2003: Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik;
Mengembalikan kepercayaan masy. Pd. Pemerintah.


HASIL PENELITIAN
UU, no 22, 2001, Pemerintah Daerah M E M  OTONG hambatan birokratis, pelayanan publik;
UGM, 2002, secara umum kualitas pelayanan publik mengalami 
  Perbaikan;
Terjawab dng Oto Da ada peningkatan pelayanan publik;
Berkualitaskah ?

HASIL PENELITIAN
Pemerintah… belum mengatur adanya suatu standar pelayanan publik … (Aminuddin Ilmar dan Kasman Abdullah, 2006)
Pelayanan publik di Indonesia masih sangat rendah (Gov. Des. Survey, Bank Dunia, 2002)

 SERIUSKAH MASALAHNYA
Dari hasil penelitian tsb, masalah yang penting:
Besarnya deskriminasi pelayanan;
Tidak adanya kepastian biaya dan waktu;
Rendahnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik   (GDS, 2002)



APA PELAYANAN PUBLIK
Menyangkut aspek kehidupan yang luas;
Menyangkut sejumlah informasi;
Sukar disentuh dan diukur secara eksak ukuran kepuasannya;
Sensitif dan sukar diprediksi;
Tergantung dg nilai yg dianggap pantas;
Pendek kata: kita hrs melihat dan mendekati pelayanan (apakah swasta atau publik) secara sistemik (Davis & Heineke, 2003)

   LIFE CYCLE THEORY OF LEDERSHIP PUBLIC SERVICE
Pada awal kehidupan manusia (bayi);
Anak-anak;
Remaja;
Dewasa;
Manula;



KRITERIA PELAYANAN PUBLIK
Kemudahan dlm pengurusan kepentingan;
Mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya;
Perlakuan adil, fair dlm tt pelayanan;
Perlakuan jujur, terbuka.
    (Amin Ibrahim, 2008)
Good Governance (Tt Pemt. Yg BaiK)

GOOD GOVERNANCE (GG)
Mimpi Pemerintahan Yang Baik;
Kualitas Pelayanan Publik Baik;
Angka Korupsi Rendah;
Pemt. Semakin peduli dengan kepentingan warga;
5 tahun terakhir semakin baik;
Mulai tersedia data untuk memahami good governance di Indonesia
   ( Agus  Dwiyanto,  2006 );
TANTANGAN PEMT GG.
Praktik GG memiliki demensi yang luas;
Blm bnyk inf. aspek strategis sbg prioritas entry point dlm memperbaiki kinerja GG;
Kondisi antar daerah yg heragam;
Komitmen stakeholders reformasi GG berbeda-beda dan rendah.
 (Agus Dwiyanto, 2006);
Governance / Institutional Building

Institutional Building
Didengungkan untuk neg, Dunia III;
Marshall Plan, program bantuan teknis dari Amerika Serikat;
Hasilnya jauh dari memuaskan, kalau tidak mau dibilang gagal;
Dari sinilah muncul studi Institutional Building / Pembangunan Lembaga;
Adm. Publik -- menghasilkan  CHANGE  A.P….. Agent of  change & Agent of development;


  FUNGSI ISTITUTIONAL BUILDING
Pemerintah /Birokrat – agent of change, development;
Pertimbangannya Pemerintah:
Memiliki jaringan kerja adm yg lebih luas;
Inovasi dapat lebih mudah dilaksanakan;
Sumber daya tidak terbatas (life span);
Rochyati, Unair

   PELAYANAN PUBLIK ISSU KEBIJAKAN
Isu kebijakan yang strategis;
Perbaikan pelayanan di Indonesia cenderung jalan di tempat;
Implikasi cukup luas: ek, sos, pol, dst.
   ISSU KEBIJAKAN BIDANG EKONOMI
memperbaiki investasi;
Tdk berjalan linier dgn reformasi;
Bergerak kearah negatif;


     PELAYAN PUBLIK BIDANG POLITIK
Untuk memperbaiki tingkat kepercayaan pada pemeritah yang buruk / tdk baik;
Aktualisasinya berbentuk protes, demonstrasi yg tdk sehat, menunjukkan kefrustrasian pada pemerintah;
Banyak Partai;
Hipotesis pelayanan publik bdg politik baik maka kepercayaan pada pemerintah baik;




   KONSEP PELAYANAN PUBLIK-AS
David Osborne and Ted Gaebler, 1993,  mengguncang AS, Peningkatan Pelayanan Publik, oleh Birokrasi Pemt, dg memberikan wewenang pada pihak swasta lebih banyak berpartisipasi;
Masyarakat AS menuntut lebih banyak ikut mengurus sistem kesejahteraan, pelayanan telepon, dll, diurus oleh masyarakat ekonomi menengah;
Inu Kencana Syafiie, 1997;
ADM. PUBLIK VS ADM. PRIVAT
TEAM WORK
Terbentuk Tim Kerja yang:
Optimal dan Potensial;
Kecenderungan Korupsi yg semakin kecil;
Efektif dan efisien;
Inu Kencana Syafiie, 1997;



PERTANYAAN
Dimana kita sekarang ?
Where are we now ?
Dimana kita ingin berada di masa mendatang ?
Where do we want to be in the future ?
Bagaimana kita mengukur kemajuan ?
How do we measure our progres ?
Bagaimana kita mencapai sasaran dan tujuan ?
How do we get our goals and objectives ?
Bagaimana kita menelusuri kemajuan ?
How do we track our progres ?



Pel. Prima. Indo. Hsl. Survey
Survey The Global Competitiveness Report,
Indo. 2007-2008, no 54 dari 136
Singapura, no 7,
Malaysia, no 21,
Thailand, no 28.
Indo.1999, no 37,  2000 no 44, 2001 no 49, 2002 no 69  2003 no 72,
 ?  Indonesia Pelayanan Prima semakin menurun.
MANAJEMEN / KEPEMIMPINAN PELAYANAN PUBLIK
Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang 2009
Pengertian Manajemen
Seni dalam menyelesaikan sesuatu melalui orang lain (Follet,1997)
Sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya (Nickels, McHugh and McHugh ,1997)
Seni atau proses dalam menyelesaikan sesuatu yang terkait dengan pencapaian tujuan. (Ernie&Kurniawan, 2005)
Pengertian Manajemen
   Manajemen  suatu organisasi yang terdiri dari kumpulan orang- orang yang bekerja bersama untuk mencapai suatu tujuan.

Aktivitas manajemen  ada yang sistematik (formal) dan tidak sistematik (informal).

Efektivitas dari aktivitas manajemen tergantung kepada keakhliannya berhubungan dengan orang-orang, karena sistem tidak bisa bertindak dengan benar tanpa adanya orang-orang.


Peran yang dimiliki Manajer
Interpersonal.
Informational.
Decisional.

KEPEMIMPINAN DAN ETIMOLOGI KE - PEMIMPIN – AN LEADER – SHIP MANAGEMENT MANAJEMEN   URAIAN AWAL Tiada organisasi tanpa pemimpin; Courtis berpendapat: Kelompok tanpa pemimpin seperti tubuh tanpa kepala, mudah menjadi sesat, panik, kacau, anarki (Oey Liang Lee, 162)
 Leaders dan Managers
Tidak semua leaders adalah managers
Tidak semua managers adalah leaders
Hanya sedikit yang berfungsi sebagai keduanya, yakni sebagai managers sekaligus sebagai leaders.

Pengertian Kepemimpinan
proses dalam mengarahkan dan mempengaruhi para anggota dalam hal berbagai aktifitas yang harus dilakukan

Fungsi Kepemimpinan
fungsi yang terkait dengan tugas atau pekerjaan (task-related functions)
fungsi yang terkait dengan hubungan sosial atau pemeliharaan kelompok(group-maintanance functions)

TEORI KEPEMIMPINAN EXSTRIM Otoriter;   Demokratis;    Liberal   MOTIVASI MANUSIA X; Y;  Z; FAKTOR-2 KEPEMIMPINAN L = F ( L, F, S) /     K = F ( P, B, S);   PEMIMPIN FORMAL Legal Aspek; Memenuhi persyaratan ttt; Mendapatkan dukungan organisasi; Memperoleh balas jasa / kompensasi / insentif / reward / punishment; Memiliki kekuasaan / wewenang;
Keterlibatan 4 aspek dalam Kepemimpinan
pengikut (followers)
perbedaan kekuasaan (distribution of powers) antara pemimpin dan pengikut
penggunaan kekuasaan untuk mempengaruhi (power to influence),
nilai yang dibangun(leadership value)
DAYA / POWER PEMIMPIN R. Beirstedt: power as the ability to employe force Daya  mrpkan kemampuan untuk menggunakan  kekuatan   WEWENANG / AUTHORITY merupakan hak yaitu hak untuk mengambil tindakan yang diperlukan agar tugas dan tanggung jawabnya dapat dilaksanakan   DAYA / John Frenc dan Bentran Raven: Reward power / dy menghargai; Coersive power / dy memaksa Legitimate power / dy syah; Expert power / dy ahli; Referent power / dy referensi;
    ARTI PUBLIK - PUBLIC
Dari bahasa Inggris – Publik, berarti:
Umum;
Masyarakat;
Negara;
Bhs. Indonesia, PRAJA/PAMONG PRAJA
    (Pelayan -Melayani Rakyat) dengan
kekuasaannya berujah menjadi RAJA;



APA PELAYANAN PUBLIK
Menyangkut aspek kehidupan yang luas;
Menyangkut sejumlah informasi;
Sukar disentuh dan diukur secara eksak ukuran kepuasannya;
Sensitif dan sukar diprediksi;
Tergantung dg nilai yg dianggap pantas;
Pendek kata: kita hrs melihat dan mendekati pelayanan (apakah swasta atau publik) secara sistemik (Davis & Heineke, 2003)

   LIFE CYCLE THEORY OF LEDERSHIP PUBLIC SERVICE
Pada awal kehidupan manusia (bayi);
Anak-anak;
Remaja;
Dewasa;
Manula;



KRITERIA PELAYANAN PUBLIK
Kemudahan dlm pengurusan kepentingan;
Mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya;
Perlakuan adil, fair dlm tt pelayanan;
Perlakuan jujur, terbuka.
    (Amin Ibrahim, 2008)
Good Governance (Tt Pemt. Yg BaiK)

GOOD GOVERNANCE (GG)
Mimpi Pemerintahan Yang Baik;
Kualitas Pelayanan Publik Baik;
Angka Korupsi Rendah;
Pemt. Semakin peduli dengan kepentingan warga;
5 tahun terakhir semakin baik;
Mulai tersedia data untuk memahami good governance di Indonesia
   ( Agus  Dwiyanto,  2006 );
TANTANGAN PEMT GG.
Praktik GG memiliki demensi yang luas;
Blm bnyk inf. aspek strategis sbg prioritas entry point dlm memperbaiki kinerja GG;
Kondisi antar daerah yg heragam;
Komitmen stakeholders reformasi GG berbeda-beda dan rendah.
 (Agus Dwiyanto, 2006);
Governance / Institutional Building

Institutional Building
Didengungkan untuk neg, Dunia III;
Marshall Plan, program bantuan teknis dari Amerika Serikat;
Hasilnya jauh dari memuaskan, kalau tidak mau dibilang gagal;
Dari sinilah muncul studi Institutional Building / Pembangunan Lembaga;
Adm. Publik -- menghasilkan  CHANGE  A.P….. Agent of  change & Agent of development;


  FUNGSI ISTITUTIONAL BUILDING
Pemerintah /Birokrat – agent of change, development;
Pertimbangannya Pemerintah:
Memiliki jaringan kerja adm yg lebih luas;
Inovasi dapat lebih mudah dilaksanakan;
Sumber daya tidak terbatas (life span);
Rochyati, Unair

   PELAYANAN PUBLIK ISSU KEBIJAKAN
Isu kebijakan yang strategis;
Perbaikan pelayanan di Indonesia cenderung jalan di tempat;
Implikasi cukup luas: ek, sos, pol, dst.
   ISSU KEBIJAKAN BIDANG EKONOMI
memperbaiki investasi;
Tdk berjalan linier dgn reformasi;
Bergerak kearah negatif;


     PELAYAN PUBLIK BIDANG POLITIK
Untuk memperbaiki tingkat kepercayaan pada pemeritah yang buruk / tdk baik;
Aktualisasinya berbentuk protes, demonstrasi yg tdk sehat, menunjukkan kefrustrasian pada pemerintah;
Banyak Partai;
Hipotesis pelayanan publik bdg politik baik maka kepercayaan pada pemerintah baik;




   KONSEP PELAYANAN PUBLIK-AS
David Osborne and Ted Gaebler, 1993,  mengguncang AS, Peningkatan Pelayanan Publik, oleh Birokrasi Pemt, dg memberikan wewenang pada pihak swasta lebih banyak berpartisipasi;
Masyarakat AS menuntut lebih banyak ikut mengurus sistem kesejahteraan, pelayanan telepon, dll, diurus oleh masyarakat ekonomi menengah;
Inu Kencana Syafiie, 1997;
ADM. PUBLIK VS ADM. PRIVAT
TEAM WORK
Terbentuk Tim Kerja yang:
Optimal dan Potensial;
Kecenderungan Korupsi yg semakin kecil;
Efektif dan efisien;
Inu Kencana Syafiie, 1997;



PERTANYAAN
Dimana kita sekarang ?
Where are we now ?
Dimana kita ingin berada di masa mendatang ?
Where do we want to be in the future ?
Bagaimana kita mengukur kemajuan ?
How do we measure our progres ?
Bagaimana kita mencapai sasaran dan tujuan ?
How do we get our goals and objectives ?
Bagaimana kita menelusuri kemajuan ?
How do we track our progres ?



Pel. Prima. Indo. Hsl. Survey
Survey The Global Competitiveness Report,
Indo. 2007-2008, no 54 dari 136
Singapura, no 7,
Malaysia, no 21,
Thailand, no 28.
Indo.1999, no 37,  2000 no 44, 2001 no 49, 2002 no 69  2003 no 72,
 ?  Indonesia Pelayanan Prima semakin menurun.



REFORMASI  MAHASISWA
Reformasi, 1997;
perubahan  signifikan ;
segala riak-riaknya 
Perubahan
Sentralistis ;
Berotonomi
Semangat - Euforia:
 demokratisasi, partisipasi, inovasi, public service, kapabilitas, akuntabilitas, Visi, Misi, dst, yang sudah diujicobakan dan hasilnya  “stumble and fall / tersandung dan jatuh” “trial and error”

OTODA- PUBLIC REFORM
Tujuannya , mendekatkan Pemt dan Hasil Pemb. pd masy. Yang dilayaninya. 
Sentralisasi , 10% kue pembangunan , orang-orang dan wilayah-wilayah yang dekat dengan pusat kekuasaan (Rochyati, Unair);
Si kaya dan si miskin, pusat dengan daerah, jawa deng luar jawa, kota dengan desa, dst;
REFORMASI  PUBLIK
  PUBLIC SER V  ICE ISSUE
Kecenderungan   birokratisasi …. pertanda  malapetaka dan bencana baru yang menakutkan (Blau & Mayer, 2000:3)
Ketidak berdayaan adm. negara melalui birokrasinya dalam menghadapai masalah sos, ek, pol, dst… yang disebut dengan “krisis identitas, dll / syndrome”
 ISSUE P. N. S
P.N.S. : “brengsek, tidak becus, profesionalisme rendah, tidak bermotivasi, hobi KKN dsb” korbannya Pelayanan Publik (Suara Pembaharuan, 2005)
KEP. MENPAN, no 81/1993: Pedoman Tatalaksana Pelayanan Umum;
INPRES, no 1/1995: Perbaikan dan Peningkatan Mutu Pelayanan Aparatur Pemerintah;
KEP. MENPAN, no 63/2003: Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik;
Mengembalikan kepercayaan masy. Pd. Pemerintah.


HASIL PENELITIAN
Pemerintah… belum mengatur adanya suatu standar pelayanan publik … (Aminuddin Ilmar dan Kasman Abdullah, 2006)
Pelayanan publik di Indonesia masih sangat rendah (Gov. Des. Survey, Bank Dunia, 2002)

HASIL PENELITIAN
UU, no 22, 2001, Pemerintah Daerah M E M  OTONG hambatan birokratis, pelayanan publik;
UGM, 2002, secara umum kualitas pelayanan publik mengalami 
  Perbaikan;
Terjawab dng Oto Da ada peningkatan pelayanan publik;
Berkualitaskah ?

 SERIUSKAH MASALAHNYA
Dari hasil penelitian tsb, masalah yang penting:
Besarnya deskriminasi pelayanan;
Tidak adanya kepastian biaya dan waktu;
Rendahnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik   (GDS, 2002)

GOOD GOVERNANCE
  BIG BANG THEORY
KRISIS EKONOMI 1997;
KRISIS MULTIDEMENSIONAL;
MENURUNKAN KEPERCAYAAN PUBLIK (PUBLIC TRUST), THD PEMT YG SYAH;
 EUFORIA MASYA DAN PEMT;
GOOD GOVERNNANCE;
PARADIGMA PEL. PUBLIK BERUBAH DARI GOVERNMENT DRIVEN MENJADI CUSTOMER DRIVEN;

Pelayanan Prima
Era globalisasi:
Org. Publik (pemt);
Org. swasta / bisnis;
Pelayanan Prima
Mengapa perlu Pelayanan Prima:
Publik / Pemt:
Efektif;
Efisien;     Kepentingan Masy. (citizen).

Org. swasta / bisnis,
meningkatkan dy trk konsumen

   Pelayanan Prima Tolok Ukur Organisasi
Pelayanan Prima Tolok Ukur  Kinerja Organisasi Pemerintah maupun Swasta;
Pelayanan yang berkualitas;
Konsep inovasi peningkatan kualitas manajemen secara kontinu;
Org. yg ingin menerapkan pelayanan prima tahab pertama ditentukan karyawan grs. Depan;
Kontribusi seluruh karyawan;
 kontribusi umpan balik;




IMPLEMENTASI
Good Customer Service
Pel. yg mampu memuaskan pelanggan, berdasarkan:
Prinsip pelanggan pd posisi yg benar;
Jika pelanggan melakukan kesalahan sedapat mungkin diselesaikan berdasarkan aturan yg berlaku;
Pel. Yg mampu memuaskan pelanggan, berdasarkan:

PIHAK-2 SINERGIS
Pemerintahan ;
Dunia Usha;
 Masyarakat Madani
Big Government Berakhir.
Presiden Megawati, 11 Peb. 2002,
“Saya ini memimpin pemerintahan yang saya sebut birokrasi
kerajang sampah”

IMPLENTASI KONSEP
Reinventing Government;
Kewirausahaan pd sektor pemt;
Peran pemt. Berubah dr pelaksana (rowing) menjadi pendorong (steering);
Dr pengatur (rule driven) menjadi or. (mission driven);
Or. Kekuasaan – demokrasi
Or. Sentralisai – desentralisasi
Hindari birokrasi yg semakin gemuk;
Kelembagaan pemt. berorientasi pd pelayanan (Customer Driven)

Prinsip – 2 Good Go.
Tranpsparancy (keterbukaan)
Accountability (bertanggung jawab)
Equity (adil);
Responsiveness (cepat dan tanggap)
Cicil Society Role (peran & part.masy)
Rule of law (penegakkan humum)


  BIG BANG THEORY GG
KRISIS EKONOMI 1997;
KRISIS MULTIDEMENSIONAL;
MENURUNKAN KEPERCAYAAN PUBLIK (PUBLIC TRUST), THD PEMT YG SYAH;
 EUFORIA MASYA DAN PEMT;
GOOD GOVERNNANCE;
PARADIGMA PEL. PUBLIK BERUBAH DARI GOVERNMENT DRIVEN MENJADI CUSTOMER DRIVEN;

   PARADIGMA  PEMBANGUNAN
Focus;
Terpusat pd kebut. Riil masy, komitmen;
Berkelanjutan dan Tuntas;
On the right track;
Sinergis;
Cross functional approach;
Partisipasi Masyarakat;
Masy subyek & Pemt fasilitator
Mensejahterakan Rakyat;
Riil;
   BIROKRASI YG EFEKTIF
 UU 22 – 1999                     32 - 2004   
Pemt, 6 bidang:
Politik luar negeri;
Pertahanan keamanan;
Peradilan;
Moneter;
Fiskal;
Agama;
   KEBIJ. PEMERINTAH
Tap MPR RI, XI/MPR/1999 ttg Penye. Pemy yg bersih & bebas korupsi, kolusi & nepotisme
UU 31/1999 ttg Pemberantasan tindk pidana korupsi
Pp no 1 / 1999 ttg Komisi pemeriksa kekayaan negara
UU 32/2002 ttg Komisi peberantasan tindak pidana korupsi;
Pel. Prima. Indo. Hsl. Survey
Survey The Global Competitiveness Report,
Indo. 2007-2008, no 54 dari 136
Singapura, no 7,
Malaysia, no 21,
Thailand, no 28.
Indo.1999, no 37,  2000 no 44, 2001 no 49, 2002 no 69  2003 no 72,
 ?  Indonesia Pelayanan Prima semakin menurun.



     APARATUR & SDM
Profesionalisme yg rendah , tdk optimal, tdk produktif;
Sdm rendah tercermin 3 hal:
Kesejahteraan
Reward (penghargaan);
Punishment (sanksi)
Pendiikan, prestasi, produktivitas, kedisiplinan;
Menurunkan semangat kerja, etos kerja & disiplin, tdk jujur.



PENGHARGAAN
Sejak 1959, diberikan Penghargaan;
Satya lencana kemerdekaan, satya lencana pemb, dll.
Ditanggapi dingin krn krg memberi manfaat pada peningkatan kesejahteraan;
Abraham Maslow, krn penghargaan semacam itu hanya dinikmati kelompok yg mapan;




SANKSI / PUNISHMENT
Cita-2 pemt sulit terwujud bl tdk ada sanksi, skala nasional;
PP 30/1980, Disiplin Aparatur Pemt;
Sulit dilaksanakan secara konsekwen:
 blm adanya ukuran produk yg dihasilkan;
Beban kerja setiap unit tdk sama;
Jmlh peg terlalu bsr tdk sebanding dg beban kerja;
Adanya tg rs yg terlalu bsr sesama aparatur;
Keteladanan & disiplin pemimpin yg menurun;


   KONSEP PELAYANAN PUBLIK-AS
David Osborne and Ted Gaebler, 1993,  mengguncang AS, Peningkatan Pelayanan Publik, oleh Birokrasi Pemt, dg memberikan wewenang pada pihak swasta lebih banyak berpartisipasi;
Masyarakat AS menuntut lebih banyak ikut mengurus sistem kesejahteraan, pelayanan telepon, dll, diurus oleh masyarakat ekonomi menengah;
Inu Kencana Syafiie, 1997;
ADM. PUBLIK VS ADM. PRIVAT
TEAM WORK
Terbentuk Tim Kerja yang:
Optimal dan Potensial;
Kecenderungan Korupsi yg semakin kecil;
Efektif dan efisien;
Inu Kencana Syafiie, 1997;



Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik
Asas-2 umum pemt adlh asas yg mnjnjng tngg norma kesusilaan, kepatutan dan aturan hukum.
Asas-asas ini tertuang pada UU No. 28/1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN
Istilah
  Asas Umum dan Norma Hukum
Di Belanda Asas-asas umum pemerintahan yang baik (ABBB) dipandang sebagai norma hukum tidak tertulis, namun harus ditaati oleh pemerintah.
Sebagai hukum tidak tertulis, arti yg tepat u ABBB bagi tiap keadaan tersendiri, tidak selalu dapat dijabarkan dgn teliti.

PERTANYAAN
Dimana kita sekarang ?
Where are we now ?
Dimana kita ingin berada di masa mendatang ?
Where do we want to be in the future ?
Bagaimana kita mengukur kemajuan ?
How do we measure our progres ?
Bagaimana kita mencapai sasaran dan tujuan ?
How do we get our goals and objectives ?
Bagaimana kita menelusuri kemajuan ?
How do we track our progres ?

Kesimpulan & Rekomendasi
Kesimpulan & Rekomendasi (lanjutan)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar