Minggu, 23 September 2012

Materi 2, Etika & Filsafat Komunikasi, Etika dan Moral


Etika dan Moral

Etika
1.       Dalam konteks ilmiah Etika, berasal dari bahasa Yunani Kuno yaitu “Ethos”,
2.       Dalam  bentuk tunggal mempunyai banyak arti: tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan, adat, akhlak, watak, perasaan, sikap, cara berpikir.
3.       Dalam bentuk jamak (ta etha) artinya adalah adat kebiasaan.
4.       Jadi Etika adalah berarti ilmu tentang apa yang baisa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan;
Moral
1.       Kata yang cukup dengan “etika” adalah ‘moral”;
2.       Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1988 adalah “mores” , dipakai dalam arti yang sama;
3.       Jadi etimologi kata “etika” sama dengan kata “moral”; 
Sumber:
Bertens, Etika, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007, hlm.  3-5.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia  (Departemen Pendidikan Kebudayaan, 1988), Etika dijelaskan dengan tiga arti:
1.       Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak);
2.       Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak;
3.       Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat;
Maknanya:
1.       Etika bisa dipakai dalam arti nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya;
Bahas lainnya dapat disebut “sistem nilai”;
2.       Etika juga berarti kumpulan asas atau nilai moral;
Yang dimaksud di sini adalah kode etik
3.       Etika mempunyai arti Ilmu tentang yang baik atau buruk;
Etika baru menjadi ilmu, bila kemungkinan-kemungkinan etis (asas-asas dan nilai-nilai tentang yang dianggap baik dan buruk;
Dengan demikian Etika sama dengan Filsafat Moral;
Moral:
1.       Kata “moral” etimologinya sama dengan “etika”
2.       Kata ‘moral’ artinya: nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya;
3.       Bagaimana bila ada orang yang mengatakan bahwa perbuatan seseorang itu tidak bermoral ?
Dengan itu dimaksud bahwa kita menganggap perbuatan orang itu melanggar nilai-nilai dan norma-norma etis yang berlaku dalam masyarakat;
Atau kita mengatakan bahwa kelompok pemakai narkotika mempunyai moral yang bejat, artinya mereka berpegang pada nilai dan norma yang tidak baik;
4.       Moralitas adalah sifat moral  atau keseluruhan asas dan nilai yang berkenaan dengan baik dan buruk; 

Sumber:
Bertens, Etika, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007, hlm.  5 - 7



0 komentar:

Posting Komentar