Minggu, 27 Mei 2012

Materi 40, PIP, Politik Birokrasi


40 POLITIK BIROKRASI PEMERINTAHAN

Birokrasi pemerintahan tidak bisa dilepaskan dari proses dan kegiatan politik. Pada setiap gugusan masyarakat yang membentuk suatu tata kepemerintahan tidak bias dilepaskan dari aspek politik ini;

Politik sebagaimana kita ketahui bersama terdiri dari orang-orang yang berperilaku dan bertindak politik (consists of people acting politically) yang diorganisasikan secara politik oleh kelompok-kelompok kepentingan dan berusaha mencoba mempengaruhi pemerintah untuk mengambil dan melaksanakan suatu kebijakan dan tindakan yang bias mengangkat kepentingannya dan menyampaikan kepentingan kelompok lainnya.

Kelompok masyarakat itu mempunyai kepentingan yang diperjuangkan agar pemerintah terpengaruh. 

Birokrasi pemerintah langsung ataupun tidak langsung akan selalu berhubungan dengan kelompok-kelompok kepentingan dalam masyarakat;

Penguasa pemerintah dihampir setiap negara percaya bahwa tugas utama dari setiap pemerintahan apakah demokratis atau otoritarian adalah untuk menjamin agar negara dan bangsanya tetap hidup dan berjaya.

Kejayaan dan kehidupan suatu negara mencakup dua tugas fundamental yang harus tetap dijalankan. Dua tugas fundamental itu antara lain: mempertahankan kemerdekaannya dari ancaman musuh dari luar, dan kedua mengendalikan dan mengelola konflik internal agar tidak berlarut-larut menjadi perang saudara;

Untuk mencapai tugas fundamental kedua tersebut pemerintah harus bisa memuaskan kebutuhan rakyat yang nantinya bias menerima atau mendukung kebijakan dan program-program pemerintah;

Pemerintah harus mendengar, mengamati, dan menyaring melalui tuntutan politik yang secara ajeg dituntut oleh pelbagai macam kelompok kepentingan;

Tuntutan-tuntutan itu bias berupa selalu melihat salah dan kekurangan pemerintah mulai dari kesalahan kebijakan yang diambil sampai kepada realisasi kegiatan dan pengawasan;

Kelompok-kelompok kepentingan tersebut menuntut dan bahkan memaksa agar pemerintah mengambil langkah-langkah kebijakan yang sesuai dengan tuntutannya. Jika tuntutan-tuntutan itu tidak dipenuhi, mereka tidak puas disinilah bibit konflik internal itu dimulai; 

Politik adalah identik dengan konflik dalam pemerintahan suatu negara. Salah satu kenyataan dasar dari kehidupan manusia ini bahwa orang hidup bersama-sama tidak dalam isolasi satu sama lainnya;

Para sosiolog pada umumnya mengatakan bahwa kelompok manusia  yang hidup bersama-sama tersebut dalam bentuk yang besar disebut suatu masyarakat (a society);

Dalam penegrtian yang agak jelas masyarakat itu merupakan suatu kelompok  orang-orang yang hidup dalam sutau lingkungan tertentu yang mempunyai tradisi, institusi, aktivitas, dan kepentingan  bersama;

Dalam masyarakat terdapat tidak hanya satu kelompok saja, melainkan terdapat banyak kelompok-kelompok orang. Masing-masing mempunyai tradisi, nilai, keyakinan dan kepentingan yang berbeda dengan kelompok lainnya; Selama kepentingan bersama diantara kelompok-kelompok  itu tidak berbeda maka konflik memungkinkan tidak tumbuh. Akan tetapi jika kepentingan bersama telah membiaskan perbedaan, maka konflik akan terjadi. 

Salah satu factor yang seringkali menimbulkan perbedaan yang memunculkan konflik di antara orang dan kelompok orang adalah nilai (value) yang telah diyakini kenerannya  oleh masing-masing;

Suatu nilai adalah suatu objek atau situasi yang dianggap sebagai sesuatu yang sangat berharga, sesuatu yang mempunyai harga yang sangat tinggi dan yang dicari;

Nilai merupakan sesuatu yang dianggap oleh seseorang sangat penting dan sangat diharapkan (something one think is very important and desirable);

Kalau nilai seperti dirumuskan di atas dijadikan sebagai nilai kelompok  masyarakat dalam suatu Negara, maka nilai itu akan menjadi karakteristik dari kelompok tersebut yang bias dijadikan dasar untuk membedakan antara kelompoknya dengan kelompok masyarakat lainnya;

Timbulnya pelbagai kelompok dalam masyarakat  tersebut, manakala kelompok orang-orang itu hidup bersama dalam suatu masyarakat, hamper sebagian besar di antara mereka merasa bahwa nilai tersebut bisa  memuaskan seluruh kelompok  jika diatur oleh peraturan bersama yang bisa mengikat  seluruh orang dan kelompok orang-orang dalam masyarakat tersebut;

Dengan kata lain, rakyat atau kelompok orang-orang tersebut mempunyai kepentingan politik (political interest) agar masing-masing nilainya diterima oleh kelompok masyarakat lainnya.

Peraturan bersama itulah yang dihasilkan dan dilakukan oleh aktor pemerintah, dan masing-masing kelompok yang mempunyai kepentingan politik berusaha mempengaruhi aktor  pemerintah agar sejalan dengan nilai dan kepentingan politiknya;

Kepentingan politik itu sesuatu yang berasal dari nilai bagi seseorang atau kelompok orang yang bisa diperoleh atau bisa pula hilang dari apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh pemerintah;

Hampir semua masyarakat di negara manapun di dunia ini semua orang memandang bahwa tindakan pemerintah yang dijalankan melalui mesin birokrasinya  merupakan cara terbaik untuk menciptakan otorisasi  dan menetapkan peraturan yang mengikat semua pihak ;

Birokrasi pemerintah merupakan istitusi yang bisa memberikan peran politik dalam memecahkan  konflik politik yang timbul di antara orang dan kelompok orang-orang.

Sumber:
Miftah Thoha, Birokrasi Politik di Indonesia, Rajawali Pers, Rajawali Grafindo, Jakarta, 2010, hlmn. 28-30

0 komentar:

Posting Komentar