Minggu, 22 April 2012

Materi 33, EFK, Studi Kepemimpinan IOWA


STUDI KEPEMIMPINAN UNIVERSITAS IOWA
Ronald Lippitt dan RalphK. White

Gaya Kepemimpinan ada terdapat 3 macam:
1.       “authoritarian” (otoriter), “autocratic” (otokratis), “dictatorial”(dictator);
2.       “democratic” (demokratis);
3.       “laissez-faire” (kebebasan), “free-rein” (bebas kendali), “libertarian” (kebebasan);
Kepemimpinan gaya otoriter, otokratis, atau dictator adalah kemampuan mempengaruhi orang lain agar bersedia bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan dengan cara segala kegiatan yang akan dilakukan diputuskan oleh pemimpin semata-mata.

Kepemimpinan gaya otoriter antara lain berciri:
1.       Wewenang mutlak terpusat pada pemimpin;
2.       Keputusan selalu dibuat oleh pemimpin;
3.       Kebijaksanaan selalu dibuat oleh pemimpin;
4.       Komunikasi berlangsung satu arah dari pimpinan kepada bawahan;
5.       Pengawasan terhadap sikap, tingkah laku, perbuatan atau kegiatan para bawahannya dilakukan secara ketat;
6.       Prakarsa harus selalu datang di pimpinan;
7.       Tiada kesempatan bagi bawahan untuk memberikan saran, pertimbangan, atau pendapat;
8.       Tugas-tugas bagi bawahan diberikan secara instruktif;
9.       Lebih banyak kritik dari pada pujian;
10.   Pemimpin menuntut prestasi sempurna dari bawahan tanpa syarat;
11.   Pemimpin menuntut kesetiaan mutlak tanpa syarat;
12.   Cenderung adanya paksaan, ancaman, dan hukuman;
13.   Kasar dalam bertindak;
14.   Kaku dalam bersikap;
15.   Tanggung  jawab keberhasilan  organisasi hanya dipikul oleh pemimpin
   
Sumber:
Fred Luthans, Organization Behavior, Edisi ke 3, Mc Graw-Hill Kogakusha, Ltd, Tokyo, 1981, p 413.

0 komentar:

Posting Komentar