Selasa, 02 Oktober 2012

Dalil Shalat Tahajud

Dalil Shalat Tahajud

Shalat Tahajud sangat disunnahkan sebab pada waktu malam memang sangat ditekankan untuk melaksanakan shalat. Nilainya demikian tinggi. Nabi dalam sebuah hadist riwayat Muslim menyebutkan bahwa setelah shalat fardhu maka shalat yang utama adalah shalat malam.

Dalil-dalil mengenai shalat tahajud dalam Al Qur'an banyak sekali, dan diantaranya adalah dalam Surat Az-Zariyat ayat 17-18, Surat As-Sajdah ayat 16-17 dan Surat Az-Zunar ayat 9.

Dan masih banyak lagi ayat Al Qur'an yang menjelaskan tentang shalat tahajud .
Banyaknya shalat tahajud yang dikupas dalam ayat suci ini tidak diragukan lagi bahwa shalat tahajud menunjukkan kualitasnya bagi diri kita, baik secara fisik maupun non fisik.

Berikut dalil Al Qur'an tentang Sahalat Tahajud:


كَانُوا قَلِيلا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ
وَبِالأسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Artinya:
17. di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam.
18. dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.
(QS. Az-Zariya: 17-18.)

تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ
فَلا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya:
16. lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezki yang Kami berikan.
17. tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai Balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.
(QS. As-Sajdah: 16-17).

أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الألْبَابِ

Artinya:
"(apakah kamu Hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran."
(QS. Az-Zumar: 9).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar